Sederet Dampak Gas Air Mata pada Saluran Pernapasan, Batuk hingga Tenggorokan seperti Tercekik

5 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta Gas air mata yang terhirup dapat memicu beberapa masalah pernapasan terutama bagi komorbid. Seperti pasien asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).

Hal ini disampaikan Guru Besar Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI), Profesor Tjandra Yoga Aditama.

Menurutnya, beberapa bahan kimia yang digunakan pada gas air mata adalah chloroacetophenone (CN), chlorobenzylidenemalononitrile (CS), chloropicrin (PS), bromobenzylcyanide (CA) dan dibenzoxazepine (CR).

Secara umum, gas air mata dapat menimbulkan dampak pada kulit, mata dan paru serta saluran napas.

“Gejala akutnya di paru dan saluran napas dapat berupa dada berat, batuk, tenggorokan seperti tercekik, bising mengi, dan sesak napas. Pada keadaan tertentu dapat terjadi gawat napas (respiratory distress),” kata Tjandra kepada Health Liputan6.com saat dihubungi pada Jumat (29/8/2025).

Masih tentang dampak di paru, mereka yang sudah punya penyakit asma atau Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) jika terkena gas air mata maka dapat terjadi serangan sesak napas akut. Yang bukan tidak mungkin berujung di gagal napas (respiratory failure).

Selain di saluran napas, gejala lain adalah rasa terbakar di mata, mulut dan hidung. Lalu dapat juga berupa pandangan kabur dan kesulitan menelan. Juga dapat terjadi semacam luka bakar kimiawi dan reaksi alergi.

Soal aksi unjuk rasa yang mendesak penghapusan tunjangan mewah bagi anggota DPR berlangsung di Medan, Sumatra Utara, ternyata berujung ricuh. Ratusan pengunjuk rasa sempat terlibat bentrok dengan polisi di depan Kantor DPRD Sumatra Utara.

Dampak Kronik Gas Air Mata

Walaupun dampak utama gas air mata adalah dampak akut yang segera timbul, ternyata pada keadaan tertentu dapat terjadi dampak kronik berkepanjangan.

Hal ini terutama kalau paparan berkepanjangan, dalam dosis tinggi dan apalagi kalau di ruangan tertutup.

Dampak gas air mata akan tergantung dari tiga poin. Pertama, seberapa besar dosis gas yang terkena pada seseorang, makin besar paparannya tentu akan makin buruk akibatnya.

Poin kedua, dampak juga akan tergantung dari kepekaan seseorang terhadap bahan di gas itu, serta kemungkinan ada gangguan kesehatan tertentu pada mereka yang terpapar.

Point ketiga, dampak akan tergantung dari apakah paparan ada di ruang tertutup atau ruang terbuka, demikian juga bagaimana aliran udara yang membawa gas beterbangan, apakah kebetulan ada angin kencang ketika ada gas air mata dan lain-lain.

Gas Air Mata dan Masa Kedaluwarsa

Prof. Zullies Ikawati, PhD, Pharm mengatakan bahwa gas air mata memiliki ragam senyawa aktif.

“Senyawa aktif yang paling sering digunakan adalah CS gas (2-chlorobenzylidene malononitrile) itu paling umum. Ada juga yang menggunakan OC (oleoresin capsicum),” kata Zullies kepada Health Liputan6.com, Jumat (29/8/2025).

Lalu, produk gas air mata dalam tabung punya masa kedaluwarsa karena pelarut dan bahan pendorong (propelan) bisa menurun tekanannya, serta senyawa kimianya bisa terdegradasi.

“Bila sudah lama, mungkin terjadi perubahan kimia, bisa terbentuk produk samping yang lebih iritan atau bahkan beracun (misalnya degradasi CS bisa menghasilkan senyawa klorinasi lain),” ujarnya.

Efek di tubuh tetap mirip dengan gas air mata yang belum kedaluwarsa. Ini dapat berupa iritasi mata, hidung, tenggorokan, sesak napas, batuk, mual.

“Tetapi jika ada produk degradasi, bisa menimbulkan iritasi kulit/paru lebih berat,” Zullies menjelaskan.

Gas Air Mata Kedaluwarsa Bisa Lebih Berbahaya

Gas air mata kedaluwarsa tak dapat selalu disebut memiliki daya merusak yang lebih rendah, lanjut Zullies.

“Tidak selalu, kalau yang dimaksud daya merusak adalah efek iritasi, maka ini bisa berkurang kalau zat aktifnya sudah menurun potensinya.”

“Tapi dari sisi keamanan, justru bisa lebih berbahaya, karena produk kimia yang rusak kadang tidak stabil atau lebih toksik,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, tabung gas air mata yang kedaluwarsa bisa berisiko gagal meledak dengan benar atau justru meledak tidak terkontrol.

“Jadi, memakai gas air mata kedaluwarsa tidak otomatis lebih aman. Bisa saja efek iritasinya berkurang, tapi risikonya ke tubuh justru lebih tidak terprediksi. Begitu menurut pemahaman saya,” pungkasnya.

Foto Pilihan

Murid sekolah dasar diperiksa mulut dan giginya saat kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SD Prestasi Global, Depok, Jawa Barat, Senin (4/8/2025).
Read Entire Article